Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Pindah PKL, Dengan Arakan Rebana Dan Dram Band

Written By sukma wijaya on Minggu, 12 Januari 2014 | 16.51

Mengarak pedagang PKL dengan rebana dan dram band. (HARSEM/SUKMAWIJAYA)
UNIK, Pemkab Kabupaten Demak Jawa Tengah, memindah Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputar Masjid Agung Demak (MAD) menuju Taman Tembiring Jogo Indah, dengan arakan musik rebana dan dram band.

Ratusan PKL yang biasa jualan diseputar MAD, oleh Pemkab Demak Jawa Tengah dipindah di Taman Tembiring. Mereka diarak dengan musik rebana dan drum band, menyusuri jalan kota, dari jalan Kiai Singkil menuju Taman Tembiring Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam.

Atas kawalan mobil patroli, rombongan warga PKL berkonvoi. Kendati mereka banyak melembar senyuman kepada masayarakat yang menonton, namun dari wajah mereka masih menunjukan kemurungan, akibat lokasi jualannya dipindah.

Pedagang Nasi Mangut dan Pecel, Romijah (45) mengaku kurang nyaman bila dipindah di taman tembiring. Biasanya dia berjualan di MAD, ramai pembeli. Dia masih menyanksikan berjualan di Taman Tembiring akan seramai di seputar masjid.

“Kalau jualan dekat masjid, tidak hanya melayani wisatawan, pembelinya juga anak pelajar atau pengunjung di alun-alun Demak,” aku Romjah, Minggu (12/1)

Kalau jualan dekat masjid, sambung Penjual Bakso Balungan Iriyanto (50), sangat ramai, sehari bisa untung lebih Rp 100 ribu. “Jualan di Tembiring, saya hanya bisa berharap akan seramai dekat di Masjid Agung Demak,” pintanya.

Pedagang masih pesimis untuk berjualan di Taman Tembiring, mereka masih beranggapan keramaian kota hanya di seputar Masjid Agung Demak dan alun-alun. “Kita jualan disini masih uji coba, kalau sepi terpaksa mencari usaha lain,” jelas Kundari (54), pedagang Pecel Lele Lamongan.

Menurut Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Demak, M Ridwan, sebanyak  317 PKL akan ditempatkan di zona 1, 2 dan zona 3 Taman Tembiring. “Namun untuk sementara PKL masih menempati zona 1,” jelasnya.

Karena PKL biasa berjualan pada malam hari, sehingga di Taman Tembiring mereka akan berjualan pada sore hari sampai pagi.

Untuk lahan parkir kendaraan dan bus, akan ditempatkan dibagian belakang Taman Tembiring atau pada zona 2 dan zona 3. Sehingga penumpang harus berjalan kaki untuk menuju ke pintu gerbang taman.

Wisatawan yang akan memakai jasa ojek, becak atau dokar untuk menuju lokasi wisata religi Majid Agung Demak, harus berjalan kaki ke pintu gerbang. Karena pihaknya telah menematkan jasa angkotan itu, di depan gerbang masuk taman.
Dari proses perjalan wisatawan menuju pintu gerbang ini, mereka akan melewati los PKL yang menyajikan berbagai makan dan minuman, sehingga wisatawan bisa membeli masakan tanpa harus bersusah payah pergi ke tempat lain. (swi)

Antisipasi Bencana, Demak Kembangkan Sibat

Written By tonitok on Rabu, 08 Januari 2014 | 16.03

http://www.pmi.or.id/data/news/kudus.jpg 

Sebagai upaya mengurangi resiko bencana alam, PMI Kabupaten Demak, menggelar pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat (KBBM) di lima desa yaitu  Desa Mijen, Desa Pecuk, Desa Ngelokulon, Desa Pasir, dan Desa Jleper di Kecamatan Mijen.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk membentuk tim sibat. Dimana tim ini yang nantinya sebagai sumber informasi terdepan dalam tanggap darurat, jika terjadi bencana di daerahnya masing-masing. Hal ini bertujuan mengantisipasi kejadian bencana banjir yang pernah terjadi tahun 2013 lalu.

“Jadi kegiatan ini bagian dari antisipasi kemungkinan terjadinya bencana,” ungkap Ketua PMI Demak dr. Singgih Setiyono, MMR. saat membuka secara resmi kegiatan tersebut di Aula Kecamatan Mijen 8 Desember 2013. Dan selanjutnya di Desa  Mijen tanggal 15 Desember 2013, di  Desa Pecuk tanggal 22 Desember 2013, di  Desa Jleper tanggal 28 Desember 2013, di Desa Ngelokulon tanggal 5 Januari 2014, dan di Balai Pasir tanggal 12 Januari 2014.

Masyarakat yang merupakan pemuda dan pemudi karangtaruna, perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta warga desa di kecamatan Mijen ini dikatakannya dilatih untuk menjadi tim yang sigap untuk bereaksi cepat saat terjadi bencana di wilayahnya. Mereka akan melakukan pertolongan pertama dan melakukan tindakan-tindakan awal guna meminimalisasi korban bencana.

“Kita berharap dengan pelatihan ini dapat memiliki relawan yang dapat secara cepat menangani kasus-kasus ringan terkait bencana dan penyakit sebelum mendapat penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Komandan Sibat, Khafid, mengungkapkan rasa terima kasih kepada PMI yang telah memberikan pelatihan, baik teori maupun paktek. "Materi dapat kami terima dengan baik. Apalagi diakhir acara dilakukan Simulasi, sehingga kami bisa memahami dan mengerti langkah-langkah apa yang harus kami lakukan bila terjadi bencana sungguhan," ungkapnya.

Materi yang disampaikan yaitu materi VCA, PRA & Baseline Survey , Pemetaan BKRK, Relief & Distribusi, Logistik, Evakuasi Masal, Pertolongan Pertama, Dapur Umum, Simulasi Pasang Bongkar Tenda (PBT) dan Pembuatan Draf Rencana Kontijensi. (Ery-07)

Manusia Perahu Marak, Panglima Militer Australia Telepon Panglima TNI

 Panglima TNI Jenderal Moeldoko
Panglima TNI Jenderal Moeldoko (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mendapat telepon dari Panglima militer Australia, beberapa waktu lalu. Dalam komunikasi itu, Panglima militer negeri Kanguru itu menegaskan, negaranya akan mengusir imigran gelap yang kerap disebut 'manusia perahu' yang datang dari Indonesia.

"Baik itu kru (kapal) orang Indonesia. Mereka akan usir dan dorong perahu itu balik lagi ke Indonesia," kata Moeldoko di Cilangkap, Rabu 8 Januari 2014.

Australia juga menyampaikan sikap tegas mereka atas maraknya penyelundupan imigran gelap yang masuk ke wilayah mereka setelah Indonesia membekukan kerjasama militer, beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Indonesia membekukan sejumlah kerjasama dengan Australia, November 2013. Salah satunya, patroli bersama mencegah imigran gelap di perairan. Pembekuan kerjasama ini buntut dari skandal penyadapan yang dilancarkan Australia ke Presiden SBY dan istri, serta sejumlah tokoh RI tahun 2009.

Moeldoko mengungkapkan, sikap tegas militer Australia itu berdasarkan keputusan Pemerintahan Tony Abbott paska pembekuan kerjasama militer kedua negara bertetangga tersebut. "Kita sudah tidak ada hubungan patroli bersama," katanya.

Moeldoko menambahkan, tujuan Australia menyampaikan informasi tersebut agar Indonesia tidak tersinggung atas tindakan tegas mereka. "Menurut saya, itu wajar. Niat baiknya itu saya hargai," katanya. (VIVAnews/eh)

Wakil Ketua KPK Tidak Terganggu Tuduhan Anas Soal Cikeas

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (ANTARA/Prasetyo Utomo)


Kebenaran tidak akan pernah kalah dengan sejuta kebohongan, kata dia

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Bambang Widjojanto, menganggap tuduhan kubu Anas Urbaningrum kepadanya merupakan resikonya sebagai penegak hukum. Dia mengklaim tuduhan itu, yang menyatakan Bambang sowan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, tidak akan mempengaruhi kinerja dia.

"Itu sudah resiko yang harus dihadapi sebagai penegak hukum sehingga harus dihadapi saja," ujar Bambang saat dihubungi, Rabu 8 Januari 2014. Menurutnya, kebohongan apapun yang dilontarkan tidak akan menutupi kebenaran.

"Kebenaran tidak akan pernah kalah dengan sejuta kebohongan yang diproduksi oleh siapapun, termasuk para koruptor dan para pendukungnya," tegasnya.

Sebelumnya, KPK menjadwalkan akan memeriksa Anas Urbaningrum kemarin. Namun mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu mangkir.

Praktik Kotor

Juru Bicara PPI Ma'mun Murod justru yang datang ke KPK. Di sana, dia menuding Bambang Widjojanto mendatangi kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM hari Senin kemarin.

“BW datang ke Cikeas didampingi Denny Indrayana. Saya dapat info sahih. Saya tidak tahu apakah terkait pemanggilan Anas Urbaningrum atau tidak,” kata Ma'mun. Dia yakin ada praktik kotor dalam proses penegakan hukum terhadap Anas.

Bambang dan Denny membantah klaim Ma'mun itu. “Tidak benar saya dipanggil ke Cikeas pada waktu yang disebutkan PPI. Saya tidak punya kepentingan untuk berurusan dengan Cikeas,” kata Bambang.

Sementara itu, Denny mengatakan “tuduhan itu tidak benar dan omong kosong.” (VIVAnews/ren)

Ratu Atut Ditahan, Dokumen Penting Pemprov Banten Terbengkalai

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Sebanyak 13 berkas terkait pemerintahan Provinsi Banten tahun 2014 terancam macet. Dokumen-dokumen itu membutuhkan tanda tangan Gubernur Ratu Atut Chosiyah.

Alasannya, pihak pemprov belum bisa menemui Atut yang saat ini ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu.

Kepala Biro Hukum Pemprov Banten, Syamsir, Rabu 8 Januari 2014, mengatakan sudah dua kali pihak Pemprov Banten mengirimkan surat permohonan ke Komisi Pemberantasan Korupsi untuk meminta izin menemui Atut.

"Terakhir tanggal 3 Januari kami kirimkan surat. Kami memohon KPK memberi izin kepada kami untuk menemui gubernur, supaya berkas dokumen pemerintahan bisa ditandatangani," ujarnya.     

Di antara 13 dokumen penting adalah berkas pelimpahan wewenang dari Gubernur Ratu Atut Chosiyah kepada Wakil Gubernur Rano Karno, berkas evaluasi APBD kabupaten/kota tahun anggaran 2014, serta berkas penetapan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten.

"Alasanya apa (tidak memberikan izin), kami juga tidak tahu. Tapi ini beberapa berkas sangat penting, perlu ditandatangani gubernur," katanya.

Syamsir mengatakan akan terus berupaya melakukan komunikasi dengan tim pengacara Atut untuk bisa menyampaikan permohonan izinnya kepada KPK.

"Mau tidak mau kami harus terus mencoba demi jalannya roda pemerintahan di Provinsi Banten," tuturnya.

Selain itu, Pemprov Banten juga masih menunggu surat keputusan Menteri Dalam Negeri tentang pengangkatan atau pelantikan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebak terpilih.

Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Banten Deden Apriandhi mengatakan, kewenangan melantik saat ini sudah ada pada Wakil Gubernur Rano Karno.

Sebelumnya, Presiden SBY telah memberikan kewenangan Wagub Rano Karno untuk melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang terpilih Arief Wismansyah-Sachrudin.

"Mudah-mudahan SK-nya bisa diterima pekan depan," kata Deden. (VIVAnews/eh)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Semarang Banget - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger